Skip to content

Wika Dapat Proyek Jalan Tol dan Dermaga

June 28, 2012

Sumber: Media Indonesia, 28 Juni 2012

JAKARTA–MICOM: BUMN Konstruksi, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (Wika), mendapatkan dua kontrak baru, yakni kontrak proyek pembangunan Jalan Tol dan Dermaga. Kedua proyek tersebut akan mulai groundbreaking pada semester II tahun 2012,

Direktur Utama Wika Bintang Perbaya menjelaskan pihaknya mendapatkan dua kontrak baru pada Juni. “Total nilai kedua proyek ini mencapai hampir Rp500 miliar,” ujarnya di Jakarta, Kamis (28/6).

Pertama, Wika ditunjuk sebagai kontraktor utama pekerjaan perluasan Dermaga Utara Batu Ampar Batam dengan nilai kontrak sebesar Rp349,9 miliar. Proyek di bawah pengelolaan Badan Pengusahaan Kawasan Batam (BP Batam) ini pendanaannya dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dan dikerjakan mulai Juni 2012 hingga Desember 2014.

Wika akan mengerjakan pekerjaan konstruksi sipil perluasan dermaga yang terdiri dari pembuatan dermaga baru sepanjang 600 meter, pekerjaan pengerukan (dredging), pengadaan dan pemasangan rel crane.

Di samping itu, perseroan juga akan memperbaiki dermaga eksisting, instalasi penerangan high mast, instalasi kabel, instalasi hidran dan instalasi air bersih.

“Setelah beroperasi, Dermaga Utara Batu Ampar ini, diharapkan dapat menambah kapasitas bongkar muat sebesar 600.000 TEUs sehingga kapasitas bongkar muat keseluruhan menjadi 800.000 TEUs,” terangnya.

Kedua, perseroan kembali mendapatkan kontrak pembangunan double track Semarang-Bojonegoro paket 50 & 58 sebesar Rp122,8 miliar. Sebelumnya, Wika meraih kontrak serupa untuk paket 9 & 10 sebesar Rp191,2 miliar.

Pada paket 9 &10, Wika melaksanakan pekerjaan tanah dan track sepanjang 8 km sedangkan paket 50 & 58 membuat jembatan kereta api sebanyak 7 buah, pekerjaan 4 paket tersebut telah dimulai bulan Maret dan April 2012 dan akan selesai dalam waktu 19 bulan.

“Diharapkan setelah beroperasi, proyek yang merupakan bagian dari double track Jakarta-Surabaya ini dapat meningkatkan kapasitas perjalanan kereta, mengurangi waktu tempuh serta meningkatkan keamanan dan keselamatan kereta atau penumpang,” harapnya.

Selain itu Jalur ganda Jakarta-Surabaya diperkirakan mampu mengalihkan angkutan barang di jalur Pantura dari angkutan jalan raya menjadi kereta api, sehingga kepadatan angkutan jalan raya dapat dikurangi yang pada gilirannya dapat mengurangi kemacetan angkutan jalan raya.

Hingga Mei 2012, Wika telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp5,65 triliun dari target Rp16,52 triliun di tahun ini. Wika menargetkan total kontrak dihadapi sebesar Rp32,09 triliun atau mengalami kenaikan 20,68% dari pencapaian Wika tahun 2011 sebesar Rp26,59 triliun.

Perolehan kontrak dihadapi ini termasuk carry over dari tahun 2011 sebesar Rp 15,57 triliun. (WR/OL-10)

From → Jalan Tol

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: