Skip to content

Jepang Minat Investasi Kereta Api Cepat di Indonesia

June 14, 2012

Sumber: REPUBLIKA.CO.ID, 14 Juni 2012

JAKARTA – Pengusaha Jepang tertarik berinvestasi di sektor perkeretaapian Indonesia. Bahkan para pengusaha dari negara Sakura ini sudah menyatakan niatnya untuk membangun kereta api jalur cepat Jakarta-Surabaya.

“Mereka sudah bicarakan dengan kita,” kata Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perdagangan, Distribusi dan Logistik, Natsir Mansyur, Rabu (13/6). Rencana investasi bakal direalisasikan setelah pembangunan jalur kereta api ganda selesai dilakukan.

“Makanya kita sekarang studi dulu. Kita lihat sejauh mana,” ujarnya lagi. Saat ini Kadin Jepang terus meminta data penunjang dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengetahui di mana swasta bisa berperan dalam pembangunan proyek ini.

Namun sayangnya, Natsir masih enggan menuturkan berapa persisnya nilai investasi yang akan digelontorkan. “Yang pasti Jepang tertarik karena ini memang bidang mereka. Negara itu sudah berpengalaman di bidang perkeretaapian,” jelasnya.

Selain Jepang, sejumlah investor swasta nasional juga tertarik dengan beberapa proyek perkeretaapian dalam negeri. Sebagaimana diketahui sebelumnya, pemerintah sempat berujar bakal membuat beberapa proyek seperti monorel dan  jalur kereta api baru di Jawa dan Sulawesi.

“Kita sudah tangkap yang mana yang bisa dimasuki pihak swasta,” kata Nasir. Bukan hanya angkutan kereta api untuk penumpang, ia pun menuturkan swasta akan ikut berperan dalam angkutan logistik.

Direktur Prasarana Perkeretaapian Kemenhub, Sugiadi Waluyo, mengaku Jepang bisa saja berperan dalam pembangunan proyek kereta api cepat. Namun untuk izin teknis pembangunan, hal ini harus sesuai dengan aturan kementrian.

“Mereka mungkin akan menyiapkan desain teknis, tapi tentu kita harus lihat dulu, aman tidak ini untuk dioperasikan di Indonesia,” katanya. Menurutnya safety harus diutamakan dalam proyek angkutan transportasi di Indonesia termasuk kereta api.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Ignasius Jonan, mengaku hanya mampu membiayai 10 persen dari total Rp 56 triliun untuk proyek kereta api cepat. Dikatakannya BUMN itu baru mampu menyiapkan dana untuk penyediaan peralatan, depo, pengoperasian, dan juga pengadaan kereta.

From → Jakarta

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: