Skip to content

Dewan Minta Pemkot Tak Hamburkan Uang Rakyat Rp 1,5 M

May 31, 2012

Sumber: Detik.com – 28 Mei 2012

Surabaya – Anggota Komisi C DPRD Surabaya tidak mempersoalkan penyedian jalur khusus sepeda di Kota Surabaya. Namun, politisi dari Partai Demokrat itu meminta pemkot tidak menghamburkan uang rakyat sekitar Rp 1,5 miliar yang digunakan untuk penyedian jalur khusus sepeda.

“Menggunakan anggaran jangan dibuat mainan. Dulu Bu Walikota (Tri Rismaharini) mengatakan akan membuat jalur trem, monorel. Tapi sekarang jalannya (trem atau monorel) malah dibuat sepeda. Nanti kalau mau dibuat jalur trem, jalur sepeda sekarang ini nanti ditutup,” kata anggota komisi C, Agus Santoso, Senin (28/5/2012).

Agus mengatakan, tidak ingin penggunaan anggaran hanya dibuat mainan. Pihaknya juga tidak ingin, ketika program tersebut belum siap tapi sudah meminta anggaran.

“Kita tidak ingin seperti kasusnya TOW (Terminal Tambak Oso Wilangun),” tuturnya.

Dirinya juga menyinggung rencana program Pemkot Surabaya tentang Langit Biru. Menurutnya, saat ini pemkot dirasa belum siap. Misalnya, jalur di Jalan Urip Sumuharjo, masih banyak kendaraan dari luar kota yang parkir hanya menurunkan atau menaikan sayur-mayur. Karena ketidaktegasan aparat dari Dinas Perhubungan (dishub) membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan.

“Jalur sepeda dibentuk, tapi parkir di Urip Sumoharjo masih jalan terus,” cetusnya.

Sementara Ketua Komisi C Sachiroel Alim memberikan usulan ke dinas terkait di Pemkot Surabaya, agar ada penyediaan lahan parkir bagi seluruh kendaraan bermotor di Jalan Tunjungan dan Jalan Genteng. Kemudian, Jalan Gubernur Suryo, Jalan Yos Sudarso hingga kantor pemkot maupun balaikota, bebas dari kendaraan bermotor.

“Perlu penutupan jalan dengan durasinya sekian. Harus konsisten misalnya menyediakan lahan parkir di Jalan Tunjungan, Jalan Genteng. Kita paksa orang naik dengan sepeda, sehingga lebih hemat BBM dan lebih sehat,” ujar Sachiroel.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya Eddi merasa gregetan dengan anggota dewan yang mengkritisi penyedian jalur khusus sepeda di beberapa ruas jalan di Surabaya.

“Kita tidak bisa sukses kalau nggak berani mencoba mulai sekarang. Jangan dipatahkan terus,” ujar Eddi.

Eddi mengatakan, pihaknya siap menerima kritikan yang membangun untuk bersama-sama mencari solusi yang tepat terkait penyedian jalur sepeda di Surabaya.

“Kalau masyarakat disuruh menggunakan sepeda secara bersama-sama, itu nggak cukup. Mari berjalan bersama-sama, tuntut kami dengan baik,” jelasnya.

(roi/fat)

From → Surabaya

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: