Skip to content

Legislator Pesimistis dengan Monorel

February 2, 2012

MAKASSAR – Rencana pembangunan jalur kereta tunggal (monorel) di Makassar diminta dikaji ulang. Hal tersebut perlu untuk menghindari kasus monorel Jakarta yang terbengkalai terulang di Makassar.

Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar Mudzakkir Ali Djamil mengatakan, segala hal tentang proyek monorel tersebut, mulai dari studi kelayakan, rencana pembangunan, hingga sumber pembiayaan, seharusnya dapat dijelaskan dengan tuntas oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Sejauh ini, DPRD belum memperoleh informasi memadai terkait proyek tersebut.

“Proyek monorel ini seharusnya dikaji ulang sebelum dilaksanakan. Seharusnya proyek ini juga sudah dibawa ke DPRD karena sudah akan dijalankan pada 2013 mendatang,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, kemarin. Dia menyebutkan, Jakarta yang pertama melakukan pembangunan moda transportasi massal monorel sudah pasti memiliki perencanaan matang dan diyakini dapat selesai.

Akan tetapi,dalam perjalanannya, proyek monorel Jakarta beberapa kali berganti investor dan kemudian dihentikan sama sekali. Akibatnya, proyek tersebut hanya menyisakan tiang-tiang beton di sejumlah jalan protokol Jakarta. “Pemkot Makassar seharusnya belajar dari persoalan-persoalan yang menyebabkan proyek monorel di Jakarta dihentikan. Padahal, pembangunan monorel itu sudah berjalan.

Hasil pembelajaran itu dapat menjadi bahan kajian bagi Pemkot sebelum proyek ini dilanjutkan. Apalagi biaya yang dibutuhkan sangat besar,” tegas Sekretaris DPD PKS Makassar ini. Anggota Komisi B DPRD Makassar Endre Cecep Lantara berpendapat, pembangunan monorel diperlukan di Makassar. Selain untuk mengurai kemacetan, proyek ini sejalan dengan pengembangan kawasan terpadu Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Mamminasata).

Proyek ini diharapkan dapat menunjang ekonomi daerah, khususnya di daerah di sekitar Makassar. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Chaerul A Tau mengatakan, proyek monorel tetap akan dilaksanakan pada 2013 mendatang. Dia berharap proyek monorel itu dapat terlaksana dan sejalan dengan pengembangan moda transportasi umum lainnya, yakni busway.

“Informasi dari Kementerian Perhubungan menyebutkan, pengembangan busway di Makassar ruang lingkupnya akan diperbesar di kawasan Mamminasata. Kami harapkan monorel dan busway dapat terealisasi bersamaan pelaksanaannya pada 2013 mendatang,” ujar Chaerul di Makassar pekan lalu.

Sumber: Telstar 102.7 fm – Senin, 03 Oktober 2011 09:03 WITA

From → Makassar

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: