Skip to content

Dewan Desak Pemkot Benahi Infrastruktur

February 2, 2012

Senin, 09-01-2012

Ide Monorel Dianggap Angan-angan

MAKASSAR, UPEKS – Anggota DPRD Makassar mendesak Pemerintah Kota untuk fokus melakukan pembangunan dan pembenahan infrastruktur kota, khususnya jalan dan drainase.
Pemkot juga diharapkan memperhatikan tata kota yang dianggap semrawut.
Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan yang juga mantan Ketua Baleg DPRD Makassar, Yusuf Gunco (Yugo), mengatakan,  saat ini pembenahan drainase dan gorong-gorong di tempat kumuh sangat perlu menjadi perhatian pemerintah kota. Pasalnya musibah banjir akan menjadi ancaman bagi masyarakat.
Selain itu, pembangunan jalan juga menjadi sorotan. Pasalanya, baru beberapa bulan setelah perbaikan jalan dengan anggaran yang cukup besar, kini jalan tersebut kembali rusak dengan meninggalkan lubang yang begitu besar. Kondisi ini tentu mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Hal tersebut harus dipikirkan oleh Pemkot di 2012. Ini harus menjadi perhatian utama. Jika ada jalan yang lubang ditempel dulu sebab ada anggaran biaya perawatannya,” jelasnya di Kantor DPRD Makasaar, akhir pekan lalu.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan, selain pembenahan infrastruktur, fasum-fasos di sejumlah perumahan yang telah di serahkan ke Pemerintah Kota harus kembali dibenahi, sebab banyak yang telah rusak, dan terancam beralih fungsi.
“Pemerintah tak usaha berangan-angan untuk menjadikan Makassar sebagai kota terbaik dengan hanya mendirikan monorel. Jakarta saja tidak bisa, apa lagi Makassar,” paparnya.
Menangapi hal tersebut, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Andi Endre Cecep Lantara menuturkan, konsep pemkot untuk atau menuju  kota dunia harus membutuhkan terobosan baru, seperti sejumlah pembangunan yang telah dicanangkan seperti monorel sebagai sistem transportasi massal. Dan Makassar akan menjadi kota percontohan.
“Untuk penataan Kota Makassar dalam rangka menuju kota dunia, yang harus ditata dan diantisipasi adalah lonjakan jumlah penduduk, permasalahan ekonomi, dan politik. Disinilah peran pemerintah untuk memikirkan semua itu sehingga saya sangat setuju dengan usulan pembangunan monorel. Saat ini permasalahan utama masyarakat adalah kemacetan sehingga dibutuhkan kendaraan massal yakni monorel,” paparnya.
Endre menegaskan, pembangunan monorel akan menggunakan dana investor, bukan uang rakyat. Sehingga ini juga memberikan peluang kepada masyarakat untuk bekerja. Tapi, pemerintah juga tak bisa dilepaskan tangan dari pembenahan infrastruktur seperti darinase, sehingga pemikiran futuristik Walikota Makassar harus disambut. ()

Sumber: http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=78799

From → Makassar

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: