Skip to content

Proyek Monorail Bisa Dilanjutkan

October 14, 2011

JAKARTA- Pembangunan monorail
yang telah dihentikan Pemprov DKI Jakarta masih terbuka untuk dilanjutkan.
Namun, untuk melanjutkan kembali pembangunan monorail yang kini menyisakan
tiang-tiang penyangga di jalanan Jakarta harus diikuti dengan beberapa
persyaratan ketat.

Menurut Komisaris Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, Freddy Saragih,
pihaknya siap memberikan jaminan pembiayaan atas proyek tersebut. ”Tidak mnutup
kemungkinan pembangunan monorail dilanjutkan,” ujarnya.

Freddy menegaskan, pihaknya juga tidak haram untuk memberikan jaminan pembiayaan
pembangunan proyek besar tersebut selama beberapa syarat mendasar bisa dipenuhi
pemilik proyek tersebut. Namun Freddy mensyaratkan, monorail bisa dibangun lagi
dan pihaknya bisa memberikan jaminan pembiayaan jika ada penataan kembali
struktur bisnis monorail. ”Selain itu, harus ada tender ulang,” sambung Freddy.

Petinggi BUMN di bawah Departemen Keuangan ini menegaskan, pemerintah pusat sebenarnya
sudah pernah mengeluarkan jaminan atas proyek pembangunan monorail. Namun,
jaminan berjangka waktu tiga tahun tersebut disertai dengan syarat-syarat berat
yang harus dipenuhi oleh Pemprov DKI Jakarta dan pihak swasta pembangun
monorail.

”Monorail adalah contoh proyek yang disiapkan dengan tidak baik. Menkeu pernah
menerbitkan jaminan dengan catatan yang dibuat sedemikian rupa agar DKI tidak
sanggup dan bila dalam waktu tiga tahun syarat tersebut tak dipenuhi, proyek
dinyatakan gagal,” beber Freddy.

Menurutnya, jika proyek monorail direstrukturisasi dengan benar, bukan tidak mungkin
pembangunan salah satu moda transportasi masal itu bisa dilanjutkan.

Bulan lalu, Gubernur Fauzi Bowo menegaskan perjanjian kerjasama pengerjaan monorail
yang tertatih-tatih dibangun secara resmi dihentikan.

Gubernur berkumis itu menyatakan, Pemprov DKI Jakarta memilih untuk fokus pada
pengembangan moda masal transportasi lainnya. Foke, sapaan Fauzi Bowo, juga
menegaskan pihaknya tidak bisa memenuhi permintaan ganti rugi PT Jakarta
Monorail selaku investor proyek ini jika monorail dihentikan.

PT Jakarta Monorail sempat mengajukan ganti rugi kepada Pemprov DKI Jakarta
sebesar Rp 600 miliar sebagai pengganti investasi mereka yang sudah dikeluarkan
selama ini. Besaran ganti rugi yang disanggupi Pemprov DKI Jakarta bertahan
pada angka Rp 240 miliar sesuai rekomendasi Badan Pengawas Keuangan dan
Pembangunan (BPKP). Mekanisme ganti rugi dan penghentian kerjasama pembangunan
monorail secara detil masih dimatangkan oleh Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta.

Bagaimana dengan tiang-tiang monorail yang hingga kini mangkrak? Pemprov DKI Jakarta
memastikan tiang-tiang tersebut masih akan dimanfaatkan sebagai bagian dari jalan layang.

Seperti diketahui, sejak awal peluncurannya, pembangunan monorail memang tak
berjalan mulus. Proyek ini awalnya dikabarkan akan dibiayai oleh investor asal
Dubai. Namun, kabar tersebut berhembus tanpa menjadi kenyataan.

Alasannya, Dubai Islamic Bank sebagai investor membutuhkan jaminan dari pemerintah pusat
dan keserasian undang-undang investasi syariah. Dalam konsep awalnya, monorail
dibangun dua jalur. Jalur hijau dengan panjang 14,2 kilometer melewati
Semanggi-Kuningan dan jalur biru sepanjang 12,2 kilometer memiliki rute Kampung
Melayu-Casablanca-Tanah Abang-Roxy. (tir)

Sumber: http://www.jpnn.com/read/2011/10/14/105602/Proyek-Monorail-Bisa-Dilanjutkan-

Jum’at, 14 Oktober 2011

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: